Yayasan KMKPB Garap Sarana Pendidikan dan Keagamaan di Pesisir Barat Krui Lampung

Dinamika News ( Bogor )  — Yayasan Kesejahteraan KMKPB (Kerukunan Masyarakat Kabupaten Pesisir Bara) resmi dioperasikan. Para pengurus resmi tandatangan dihadapan Notaris, Rabu pagi di Bogor.
Setelah terbentuk satu bulan lalu Pengurus Kerukunan Masyakat Kabupaten Pesisir Barat Krui Lampung (KMKPB-KL) periode 2021-2024 langsung tancap gas. Berdasarkan Akta Notaris Bambang Suharnomo, SH, M.Kn No 03 tahun 2021, telah dibentuk Yayasan Kesejahteraan Kerukunan Masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
Adapun kepengurusan Yayasan yang telah disetujui Ditjen AHU Kemenkumham tanggal 22 Januari 2021 itu terdiri dari Pembina Drs. Al Saqiq Hapid, SH, MH, MM, Drs.H
Bustanul Daham, M.Si, H.Irawan Ridwan SE., MM, Ketua Kolonel Purn Moh Apip Zakki, SE, MM, Wakil Ketua Firdaus Zaenuddin, SH, Sekretaris Ermen Patria , Wakil Sekretaris Achmad Indrawan Heryadi, SE, Bendahara Edison Nizar, S.IP Wakil Bendahara Ahlal Bidawan, BBA. dan sebagai Pengawas Hj. Evita Wari.
Dalam Siaran Persnya Ketua Yayasan Kolonel Purn Moh Apip Zakki, SE, MM didampingi Ketua Pembina Drs Al Saqiq Hapid, SH, MH, MM, Rabu (27/1/2021) petang mengatakan berdasarkan Keputusan Rapat Pengurus Program utama yang dilaksanakan adalah Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sarana Keagamaan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Dimana lokasinya telah disiapkan pertama di Pekon Balak Kecamatan Karya Penggawa seluas 12 hektar dan di Atar Puan Pekon Pahmungan Kecamatan Pesisir Tengah seluas 50 hektar. 
Apip Zakki mengatakan tahap pertama akan diusahakan pematangan lahan, sedang gambar gambar bangunan gedung sudah disiapkan, ujarnya. 
Ketua Pembina Al Sakiq Hapid menambahkan yang tak kalah pentingnya penggalangan dana yang cukup besar yang diharapkan adanya dukungan Donatur, para sponsor, seperti kalangan Pengusaha, Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, ujarnya. 
Kami juga akan melobi Badan Pengelola Keuangan Haji untuk turun tangan mendukung pembangunan Sarana Keagamaan di sana yang sangat dibutuhkan masyarakat, ujar Al Saqiq Hapid. 
Ketua Yayasan Apip Zakki untuk sementara memperkirakan jumlah dana yang akan diserap dalam pembangunan Sarana Pendidikan dan Keagamaan di Pekon Balak maupun Atar Puan akan menghabiskan dana tidak kurang dari Rp 500 Miliar, katanya.
Mohon doa restunya agar cita cita tersebut dapat segera diwujudkan, ujar Al Saqiq menambahkan.
(Indrawan/red.1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *