Dinamika News, Pringsewu — Ben (38) Warga Wates Kecamatan Gading Rejo keluhkan “bau busuk” menyengat yang berasal dari pembuangan air limbah kanal RSUD Pringsewu.
Ben mengaku keberadaan dirinya di RSUD itu karena menjenguk tetangga yang di rawat. Namun saat ia beristirahat di selasar tak jauh dari pos satpam merasa risih di karenakan ada bau busuk kurang sedap yang bersumber dari kanal pembuangan air limbah.
“Istirahat di sini suasananya kurang enak mas, liat air di kanal butek dan beraroma bau,” keluh Ben saat menjengung pasien di RSUD, Jum’at (21/08/2020).
Dari pantauan Dinamika News di lokasi kanal pembuangan air limbah RSUD Pringsewu sayap kanan dan kiri talut penahan tanah tidak di plester dan lantai bagian bawah tidak di ampar sehingga pemandangan yang nampak terlihat terkesan kumuh dan sistem pembuangan air limbah tidak menggunakan sistem pablikasi penyaringan air limbah.
Senada di katakan Winata (45) warga Ambarawa Timur, ia merasa tak nyaman saat sedang istirahat sambil santai di lokasi seralas dekat kanal itu karena ada aroma busuk menghinggapi bau penciumanya.
“Air gotnya bau mas, tapi gimana kita bisanya santai disini karena ada kursinya,” kata Winata.
Bangunan Lantai Selasar Tetak Retak
Selain aroma air kanal menimbulkan bau busuk, banguanan baru selasar yang di kerjakan 2019 tahun lalu yang berada di belakang dekat mushola RSUD, sudah mengalami kerusakan, lantai retak – retak. Parahnya lagi tanah urug mulai amblas.
Menurut keterangan karyawan RSUD setempat, bangunan itu di kerjakan pada tahun lalu. Namun ia tidak tahu anggaran dan CV rekanan yang mengerjakan proyek itu.
“Itu bangunan tahun kemarin mas,” kata salah seorang karyawan RSUD Pringsewu menerangkan.
(Tim)










