Uus Sukmara: Masak Itu Ada Seninya, Didalamnya Ada Kreasi

Dinamika News, Bogor — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Bogor, sekolah berstandar nasional. Memiliki berbagai macam kejuruan keahlian. Terletak di Jl. Raya Pajajaran No. 84, RT 04/RW 07, Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. 
Sekolah yang dinahkodai Drs Uus Sukmara, terus memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap guru, khususnya guru vokasi bidang tata boga dan ingin mencetak koki hebat dan mampu bersaing.
Tujuannya, agar mereka bisa membimbing peserta didik belajar menyiapkan, memasak, dan menghidangkan makanan dengan benar sesuai standar kompetensi. Tak kalah hebatnya, mampu bersaing.
"Kami terus melakukan pembinaan terhadap guru vokasi agar nantinya bisa mendukung pembelajaran profesional, di bidang memasak. Memberi dukungan, jika ada kegiatan pelatihan," ujar Kepala SMKN 3 Kota Bogor, Drs. Uus Sukmara didampingi Wakil Kepala Bidang Humas, Meinita Dewi S, SST. Par, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/11/2019). 
Drs. Uus Sukmara menuturkan, memasak itu ada seninya. Karena di dalamnya terdapat banyak kreasi yang harus diterapkan, seperti cara mengolah makanan, proses pembuatan, memilih bahan, menghias hingga soal rasa.
Menurutnya, rasa merupakan poin penting dalam memasak. Keindahan bisa menjadi nomor dua, tetapi kalau rasa mau tak mau harus nomor wahid. 
"Bisa saja, anak-anak kita, bisa saja masih kurang di bagian rasa masakan. Dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Jawa Barat, kemarin, baru mampu meraih juara empat," ungkapnya.
Uus menjelaskan,  SMKN 3  bekerjasama dengan Indonesian Chef Association (ICA), terdiri dari para chef di Indonesia. ICA berperan aktif memajukan dunia pendidikan, khususnya pendidikan bidang kuliner serta organisasi sejenis seperti Indonesia Hotel General Manager Asosiation (IHGMA) Bogor Raya.
Bahkan, sejumlah guru SMKN3 ditunjuk sebagai asesor tingkat nasional dan guru bersertifikat di bidang Boga.
"Siswa kita juga selalu dibimbing oleh Komunitas Tukang Masak Bogor (KTMB) dan mereka semakin hebat," tambahnya.
Ia juga menyambut baik ICA Jawa Barat yang mempunyai keinginan untuk melatih guru-guru SMK, koki, dan siswa agar menjadi chef handal. Karena, dalam pelajaran seni memasak, sebelum dihidangkan rasa masakan harus enak.
Tidak hanya asal menghidangkan, SMKN 3 juga kerja sama dengan ICA dan guru membuka peluang mencetak koki-koki hebat dan handal. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *