Reses Bermakna di Cibinong: KH. Achmad Yaudin Sogir Gaungkan Aspirasi Warga Jadi Kebijakan Nyata


CIBINONG, dinamikanews.id – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. Achmad Yaudin Sogir, menggelar kegiatan reses di Gedung DPC PKB Kecamatan Cibinong, Senin (6/10). Acara ini tak hanya menjadi agenda formal dewan, tetapi menjadi momentum penting untuk mendengar langsung denyut harapan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, hingga perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor. Dialog terbuka yang tercipta menjadikan reses ini sebagai ruang diskusi aktif dan penuh semangat.

Dalam sambutannya, KH. Achmad Yaudin Sogir yang akrab di sapa AY Sogir menekankan bahwa reses bukan sekadar rutinitas seremonial. 

“Reses ini bukan hanya mendengar, tetapi memahami dan merumuskan langkah konkret untuk menjawab harapan warga. Pembangunan yang ideal harus berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya berdasarkan rencana di atas kertas,” ujarnya.

Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari keluhan soal drainase dan akses jalan lingkungan yang belum optimal, hingga usulan penguatan kegiatan sosial dan keagamaan. Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas PUPR yang hadir berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi yang menjadi kewenangan mereka.

AY Sogir menegaskan bahwa semua aspirasi yang diterima akan dibawa ke forum DPRD dan diperjuangkan agar menjadi bagian dari kebijakan daerah. 

“Kami berkomitmen agar setiap usulan, baik terkait infrastruktur, pelayanan sosial, maupun keagamaan, bisa kami bawa dan perjuangkan di forum DPRD. Karena suara rakyat adalah amanah yang harus diperjuangkan dengan tanggung jawab moral dan akademik,” tegasnya.

Salah satu tokoh masyarakat Cibinong, H. Mulyadi, menyampaikan apresiasinya atas pendekatan yang dilakukan oleh KH. Yaudin Sogir. 

“Kami merasa dihargai. Pak KH. Yaudin bukan hanya datang untuk formalitas, tapi betul-betul mau berdialog dan mencarikan solusi. Harapan kami, aspirasi ini benar-benar sampai ke pembahasan anggaran dan bisa direalisasikan,” tuturnya.

Menutup kegiatan, AY Sogir memberikan pesan moral yang mengajak semua pihak untuk terus membangun sinergi. 

“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju dan berkeadilan. DPRD, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak seirama dalam bingkai nilai kejujuran, kerja keras, dan kebermanfaatan,” pungkasnya.

Acara reses ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud melalui komunikasi dua arah yang tulus, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat. Reses bukan sekadar agenda, tapi jembatan harapan antara masyarakat dan para pengambil kebijakan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *