![]() |
| Bupati Bogor Ade Yasin |
Bogor, DinamikaNews.id — Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa Satu Milyar Satu Desa (Samisade) mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa. Hal ini dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin pada Kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa secara daring dan luring, bersama Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (27/5).
“Di masa pandemi ini, program Samisade dengan pola padat karya diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiflier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG’s desa,” terang Ade.
Ade menjelaskan, Kabupaten Bogor secara demografis mayoritas wilayah perdesaan, sehingga keberhasilan pembangunan akan dinilai baik jika desa telah berkembang dan mandiri. Sebagian besar potensi dan kekayaan daerah berada di desa, termasuk UMKM, petani, dan Bumdes sebagai katalisator kemandirian ekonomi desa.
“Dari 416 desa di Kabupaten Bogor, bantuan keuangan Samisade tahun 2021 diberikan kepada 356 desa dengan total anggaran Rp.318.497.151.644 (tiga ratus delapan belas milyar empat ratus sembilan puluh tujuh juta seratus lima puluh satu ribu enam ratus empat puluh empat rupiah). Tersisa 60 desa yang belum mendapatkan bantuan Samisade dan akan diusulkan dalam anggaran perubahan,” jelas Ade.
Ade menerangkan, sampai saat ini ada 54 desa dari 14 kecamatan yang sudah mengajukan permohonan pencairan tahap pertama sebesar 40%. Hari ini akan diserahkan secara simbolis SP2D kepada 3 desa yaitu Desa Cipenjo, Dramaga dan Cipayung Datar.
“Saya harap para Kepala Desa bisa segera menyelesaikan kegiatan atau merealisasikan bantuan tahap pertama setidaknya tidak kurang dari 75 persen. Baik fisik maupun administrasinya, sehingga bisa segera melakukan permohonan pencairan tahap dua agar berkesinambungan,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, Samisade adalah program luar biasa dan satu-satunya di seluruh Indonesia. Program ini sudah diperjuangkan sejak tahun 2019. Untuk mewujudkan misi membangun dari desa, dan Alhamdulillah terwujud di tahun 2021. Oleh karena itu program ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Kami ingin program Samisade ini sukses dan menjadi percontohan di tingkat nasional. Jika di tingkat nasional ada program satu milyar satu desa dari Presiden dalam bentuk Dana Desa. Kalau di Kabupaten Bogor namanya Samisade (Satu Milyar Satu Desa) ini adalah program khusus dari Bupati Bogor,” kata Iwan.
Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengingatkan kepada para Camat dan tim verifikasi kecamatan, perannya sangat penting dan ikut menentukan berhasil tidaknya program Samisade.
“Peran Camat dan tim verifikasi kecamatan sangat penting dan ikut menentukan berhasil tidaknya Samisade. Mengingat mulai dari penyampaian proposal, pencairan keuangan, pelaksanaan sampai pelaporan dan pertanggungjawaban, tim verifikasi kecamatan memiliki peran yang cukup besar,” ujar Ade Yasin.
Maka, lanjut Ade, tim verifikasi kecamatan agar segera melakukan verifikasi untuk 60 desa yang akan masuk dalam perubahan, paling lambat bulan Juni, untuk diinput dalam SIPD bulan Juli. Dalam proses perencanaan, Camat dan tim verifikasi kecamatan harus cermat dalam melakukan verifikasi atas usulan desa.
“Dalam tahap pencairan, lakukan verifikasi sesuai ketentuan. Selanjutnya apabila memenuhi syarat agar difasilitasi pencairannya. Dalam tahap pelaksanaan, pastikan bahwa kegiatan pembangunan dilaksanakan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku serta menerapkan pola padat karya,” jelas Ade.
Selanjutnya, kata Ade, lakukan monitoring, pembinaan, pengawasan dan pengendalian atas pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan dan fisik oleh Kepala Desa. Jalin koordinasi dengan stakeholders tingkat desa dan kecamatan, DPMD, Bappedalitbang, BPKAD, Inspektorat dan pihak berkompeten lainnya.
“Asisten, DPMD, BPKAD dan para Camat agar terus memantau dan mendampingi para Kepala Desa. Semua harus bergerak cepat dan cermat, Samisade harus sukses tanpa ekses,” tandas Bupati Bogor Ade Yasin.
(DI/Man)











