![]() |
| Foto ilustrasi |
Dinamika News, Bogor–Seorang karyawati SKK Migas, Sorta Nainggolan (49) tewas ditempat usai dijambret di Jalan Raya Pemda, Kedung Badak, Bogor.
Korban berkendaraan roda dua munuju stasiun Cilebut untuk bekerja di Jakarta. Pengakuan keluarga korban, Sorta terbiasa berangkat dari rumah sekitar 4:30 Wib.
Sorta tewas karena terjatuh setelah tasnya dirampas penjambret, hingga luka di kepala. Keluarga dan rekan korban, histeris saat mendatangi ruang forensik RSU PMI. Kasus tersebut, ditangani Satreskrim Polresta Bogor Kota. Kepolisian setempat tengah mengembangkan kasus tersebut.
“Untuk sementara, Polisi menduga korban tewas karena penjambretan. Disitu ada barang yang hilang, berupa tas berisi dompet dan handphone,” kata perwira urusan (Paur) Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti pada wartawan, Kamis (16/1/2020).
Korban ditemukan warga, kemudian menghubungi keluarga. Atas laporan tersebut, Polisi mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara(TKP),
“Di tubuh korban terdapat luka sobek di kepala bagian belakang,” tutur Desty.
Herlina Nainggolan kakak korban menuturkan, Sorta yakin dijambret ketika Sorta dalam perjalanan menuju Stasiun Cilebut menggunakan motor.
Tewasnya Sorta, diperkirakan mempertahankan tas dan isinya, hingga terjatuh dari motor dan diduga meninggal di lokasi kejadian. Kakak korban berharap Polisi dapat membekuk pelaku pejambretan. Agar terkuak penyebab kematian keluarganya. (Nan)











