![]() |
| RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor |
Bogor, DinamikaNews.id — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pemberian vaksinasi 34 dari 90 Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) produksi Biofarma di RS Marzoeki Mahdi (RSMM), Jl Dr Semeru Kota Bogor.
Sebanyak 34 penerima vaksin dalam program akselerasi cakupan vaksinasi nasional. “Untuk pertama kali kita coba memberi vaksin khusus orang dengan gangguan jiwa. Umummya mereka komorbit atau penyakit sampingan,” kata Budi Gunadi di Bogor, Selasa (1/6/2021).
Menkes sampaikan alasan ODGJ masuk prioritas sasaran penerima program vaksinasi nasional tahap tiga. Lantaran mereka sulit dalam menerapkan prokes Covid-19 secara sadar. “Pemberian vaksin yang pertama di Indonesia dan percontohan ODGJ,” katanya.
Sementara Direktur RS Marzuki Mahdi Bogor dr Fidiansjah menjeoaskan, tingkat kesadaran dan tanggungjawab ODGJ tidak utuh. Maka dari itu pihak RSMM mendapatkan inform consent. Artinya harus mendapatkan persetujuan dari keluarga terlebih dulu.
Fidiansjah yakin pihak keluarga tidak akan keberatan untuk divaksinasi karena mereka tengah dirawat di sini” kata dr Fidiansjah.
Fidiansjah menambahkan, vaksinasi ini tidak hanya berhenti pada pasien dirawat saja, karena pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor termasuk yang sudah keluar atau berobat jalan.
Kemenkes membagi program vaksinasi menjadi empat tahapan. Pertama, ditujukan pada 1,4 juta tenaga kesehatan, kemudian tahap kedua menyasar 21,5 juta lansia dan 17,3 petugas pelayan publik.
Ketiga disebutkan, untuk masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang. Sedangkan untuk Tahap keempat, sebanyak 77,4 juta pelaku perekonomian lain sesuai ketersediaan vaksin. (Den)












