Dinamika News, Bogor — Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Jambuluwuk Kecamatan Ciawi Bogor, Dadan Rohimat geram dan memanggil LPM dan Kesra Desa terkait pembangunan pengaspalan jalan lingkungan yang sudah mengelupas.
Untuk mengetahui permasalahan jeleknya pembangunan tersebut, TPK setelah mengetahui kualitas pembangunan yang kurang bangga, TPK menanyakan langsung kepada Kepala Desa Jambuluwuk, Mulyana selaku penanggungjawab.
Dari hasil pertemuan tersebut Ketua TPK melakukan counter action diantaranya, melakukan complaint ke-vendor aspal dan segera melakukan perbaikan kembali aspal yang mengelupas, meminta pihak penjual aspal menerbitkan garansi letter untuk qualitas dan quantitas dari aspal tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah memberikan masukan terhadap pelaksanaan kegiatan jaling oleh pemerintah Desa jambuluwuk serta masyarakat yang kritis jika menurut pandangan masyarakat ada penyimpangan,” tutur Dadan.
Dadan menjelaskan, ketika dirinya coba check ke lapangan memang ada beberapa pengaspalan yang mengelupas. “Saya coba menganalisa penyebab pengaspalan tersebut tidak bagus, ada beberapa faktor penting. Kondisi ini, kata dia, disebabkan karena aspal yang baru dilakukan terkena pembuangan air hujan dari atap warga, sehingga aspal sebelum mengering sempurna sudah terkena air hujan dari genteng rumah warga, dan kami juga sedang mempelajari apakah aspal yang di kirim sesuai dengan requirement kami atau sesuai standard yang telah ditentukan,” ujarnya.
Selaku ketua TPK, Dadan meminta maaf kepada masyarakat Jambuluwuk atas ketidaknyamanan tersebut, dan jika memang itu disebabkan kenakalan dari vendor, dirinya tidak akan segan-segan memberikan sangsi untuk vendor dengan tidak bisa mensupplay aspal ke desa Jambuluwuk serta memberikan teguran kepada Pemdes Jambuluwuk.
“TPK tidak akan menandatangani penyelesaian pekerjaan jika permasalahan ini belum selesai. Dan, setelah pekerjaan pengaspalan selesai, TPK, LPM, pendamping Desa dan Pemerintah Desa akan memverifikasi ulang bersama-sama serta di dampingi oleh media,” tegas Dadang. (Nan)







