Keputusan Berat, Gerai Giant Ditutup Juli 2021, Minimarket Dituding Jadi Penyebab

Grosir sepatu di pasar Tradisional 

DinamikaNews, Jakarta — Akibat persaingan hebat di dunia bisnis, dengan keputusan berat PT Hero Supermarket Tbk, menutup seluruh gerai Giant di Indonesia mulai Juli 2021.

Menjamurnya minimarket di berbagai kawasan, dituding salah satu penyebab ditutupnya ritel modern di tanah air. Kini muncul ide baru, dibatasi jumlah pertumbuhan mini market, agar ritel besar tak mudah tumbang, Minggu (30/5/2021).
Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan mengingatkan pemerintah pusat dan Pemda  fokus mendukung warung-warung level UMKM. Agar ritel modern seperti Giant tak mudah tumbang.
“Ditutupnya Giant berdampak jaringan minimarket modern semakin tambah ramai. Akibatnya, menekan pertumbuhan warung rumahan sebagai pelaku UMKM sesungguhnya. Kita butuh regulasi untuk membatasi pertumbuhan minimarket modern,” kata Ikhsan.
Dicontohkan, Pemda Sumatera Barat tidak mengizinkan berkembangnya jaringan ritel minimarket modern. Ini membuat pelaku warung rumahan bisa hidup dengan keragaman merek masing-masing. Kebijakan tersebut, justru jadi keunikan daerah itu. 
“Akumindo mendesak pemerintah, perkembangan minimarket ditahan, untuk memacu pertumbuhan warung warung seperti di Sumatera Barat,” ungkapnya. (Den) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *