DinamikaNews, Bogor– Pemkot Bogor luncurkan logo dan tema Hari Jadi Bogor (HJB) ke-539. Logo dan tema “Jagratara Waluya” dijadikan ikon Kota Bogor yang digelar 3 Juni mendatang.
“Tema terdiri dari dua suku kata Jagratara Waluya. Jagratara berasal dari bahasa sansekerta berarti selalu waspada dan kata Waluya dari bahasa Sunda bermakna sehat,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman, Sabtu (29/5/2021).
Atep menjelaskan makna dari untaian dua suku kata “Jagratara Waluya” sebagai tema HJB kali ini. Menurutnya, warga Bogor senantiasa waspada bila terjadi kemungkinan terburuk dan selalu terjaga serta selamatan dari berbagai ujian yang diberikan dari Sang Khaliq.
HJB yang di gelar 3 Juni ditengah pandemi Covid-19 dan tema itu diharapkan dapat menangkal hingga warga Bogor selalu selamat.
“Tema itu dapat juga dimakna waspada terhadap situasi dan kondisi terburuk dan terjaga hingga selamatan dari berbagai ujisn,” kata Atep.
Dijelaskan pula didalam Logo terdapat gambar gunung dan gedung yang berada pada angka 5 dan dusrmarakan dengan warna biru kehijauan. Atep mengatakan, gambar ini sebagai ikon Kota Bogor, berada di bawah kaki Gunung Salak, berkembang mengikuti zaman.
Sedangkan angka 3 terdapat ambar daun dan Istana Bogor yang melambangkan simbol kota hijau nan asri serta menjadi bagian penting dari sejarah bangsa. Untuk makna gambar kujang yang dilatar belakang batik pada angka 9 sebagai simbol kota pusaka dengan melestarikan kebudayaan nusantara.
.
Untuk makna warna biru dalam logo melambangkan ketenangan. Mencerminkan Bogor sebagai kota tempat orang-orang datang untuk menikmati ketenangan.
Hijau dan dedaunan melambangkan Kota Bogor yang identik dengan kesegaran dan pepohonan. Oranye dan merah melambangkan kreatifitas. Bahwa warga Kota Bogor terus berinovasi dan berkreasi.
“Untuk perayaan HJB ke-539 memang nuansanya masih sederhana, mengingat masih dalam kondisi pandemi dan Kota Bogor masih di zona oranye,” katanya. (Den)











