![]() |
| Shahlan Rasidi |
Dinamika News, Bogor – Berbagai Upaya Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pariwisata memberikan pendidikan karakter berbasis kebudayaan pada pelajar.
Pelajar adalah sebagai Aset Bangsa kedepan harus mampu menjaga dan melestarikan Kearifan Kebudayaan Lokal sebagai warisan Nenek Moyang. Maka dengan berkebudayaan Persatuan dan Kesatuan Bangsa akan terjaga budi pekerti yang berbudaya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bogor Shahlan Rasidi mengatakan disela sela kegiatan, Kamis (24/10), Saya berharap sengan kegiatan Lomba Pasanggiri Seni Daerah ini dapat menghantar para pelajar memiliki budi pekerti yang berlandaskan kebudayaan kearifan lokal.
Adapun Lomba Pasanggiri Seni ini terbagi 3 katagori dan tingkatan. Lomba Pasanggiri Tingkat SD dilombakan Pasanggiri Angklung diikuti 16 sekolahan. Lomba Pasanggiri Seni Degung untuk tingkat SMP diikuti 8 sekolah dan Pasanggiri Seni Vokal Group untuk tingkat SMA/SMK/ Aliyah diikuti 15 sekolah.
Lebih lanjut Shahlan mengharapkan, kedepan Dinas Pendidikan lebih atensi atau sinergi dalam mendidik katakter peserta didik dengan budi pekerti berbasis Kebudayaan Lokal seperti penyelenggaraan Lomba Pasanggiri Seni ini.
“Pendidikan Karakter Pelajar yang memiliki Budi pekerti tanpa ditanamkan karakter budaya, maka akan sulit melahirkan pelajar yang memiliki budaya budi pekerti sebagai wahana persatuan dan kesatuan bangsa.” Imbuhnya.
Kata Sahlan, hal tersebut juga sudah di perkuat dengan UU No. 5 tahun 2017 ttg pemajuan kebudayaan.
(Ii Syafri)








