Dinamika News, Pringsewu – Organisasi masyarakat, pos perjuangan rakyat (Pospera) menemukan bangunan kurang berkualitas milik Dinas PU bidang pengairan tahun 2019 Kabupaten Pringsewu.
Adapun bangunan itu Pembangunan sayap pelimpasan Bendungan Way Gatel senilai Rp 2,5 milyar yang di kerjakan rekanan CV. Liman Lampung Jaya alamat jl Jendral Sudirman 21C Rt 003- Bandar Lampung (Kota).
Pantauan Dinamikanews.id Sabtu (29/08/2020) di lokasi banyak terjadi retak-retak pada sayap kiri dan kanan bangunan tanggul pelimpasan kemungkin ada pengurang Volume bahan material semen pada adukan.
Ketua Pospera Bennur.DM mengatakan berdasar hasil investigasi pospera di lapang menemukan pembangunan sayap pelimpas di bendungan Way Gatel sudah banyak mengalami keretakan pada bangunan tanggul baik sayap kiri dan sayap kanan.
“Secara kualitas hasil pekerjaan pembangunan tanggul sayap bendungan way gatel yang ada di desa panjerejo tersebut amat rendah. Sepertinya ada kejanggalan dari segi pemenuhan material,” ungkap Bennur, Sabtu (29/08/2020).
Padahal bangunan itu, kata Bennur baru di bangun 2019 tahun kemarin, namun sudah menampakkan kerusakan. Bennur juga mempertanyakan dana perawatan karena hingga saat ini belum ada perbaikan.
“Kemana uang perawatanya, kok masih di biarkan rusak,” tanya Bennur.
Bennur juga menuturkan dalam waktu dekat ini pospera akan melayangkan surat ke dinas pekerjaan umum (PU) Bidang Pengairan.
“Kalau kita mengirim surat masih gak ada tindakan, kemungkin pospera akan mengadakan aksi dan melaporkan ke pihak huku,” tuturnya.
Di ketahui, selain Tahun 2019 CV, Liman Lampung jaya mengerjakan pembangunan sayap pelimpasan bendungan Way Gatel di tahun 2020 ini juga CV, Liman Lampung jaya kembali mendapat pekerjaan perkuat tanggul di lokasi yang sama senilai Rp646.006,346,00 di duga ada permainan pengondisian antara dinas Pekerjaan Umum (PU) dan pihak rekanan.
( Team )













