Aksi Ribuan Mahasiswa Di DPRD Pamekasan di Sambut Gas Air Mata

Dinamika News, Pamekasan – Ribuan Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Kabupaten Pamekasan menggelar aksi demonstrasi ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jum’at (27/9/2019).
 
Dari hasil pantauan awak media dilapangan bahwasanya massa aksi stand dari Monomen Arek Lancor menuju kantor DPRD.
Adapun salah satu yang tertera dalam tulisan mereka menuntut “Tolak Revisi UU KPK”, “Masa Depan Kontol Gue Terancam RUU KUHP”, 
Di awal demo berlangsung dengan damai, tapi selang tiga puluh menit kemudian ricuh hingga aparat kepolisian melepas tembakan gas air mata dan menyemprot air ke massa aksi melalui water canon dan para demonstrasi tidak tinggal diam tapi melempar berupa batu, botol air dan barupa barang lainnya terhadap aparat keamanan serta lemparan tersebut diarahkan ke kantor DPRD dan kantor Bupati.
Dalam hal ini Kapolres Pamekasan  AKBP Teguh Wibowo mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian tadi sudah berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Kami telah melakukan lobi terhadap para peserta aksi, namun mereka tidak menghiraukan hingga melakukan hal-hal anarkis, dengan terpaksa kami harus melakukan tindakan. Melepas gas air mata merupakan bagian dari  cara untuk menghentikan kericuhan di Kantor DPRD,” jelas Teguh.
Sementara itu, banyak fasilitas negara yang rusak akibat aksi yang ricuh tersebut, seperti Pot bunga yang berjejer di pinggir jalan dan lain-lain.
Para Demonstrasi menyampaikan beberapa tuntutan;
1. Mendesak pemerintah untuk 
     menolak RUU sistem Budidaya 
     Pertanian Berkelanjutan
2. Usut tuntas permasalahan   
     KARTHUTLA
3. Usut tuntas pelanggaran HAM
4. Menentang UU Pertahanan
5. Menolak Dwi Fungsi Polri dan 
     Militer
6. Mendesak Pmerintah 
     membatalkan UU KPK dan 
     merivisi UU KPK yang sudah ada
 7. Menolak RKUHP
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *