Dinamika News, Bogor – Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan mulai dirasakan warga SDN Cilebut 02, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Melalui program revitalisasi satuan pendidikan, sekolah tersebut kini mendapatkan dukungan perbaikan fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.
Kepala SDN Cilebut 02, Ade Patmah, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, revitalisasi menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Adapun pekerjaan revitalisasi di SDN Cilebut 02 meliputi rehabilitasi dua ruang kelas, pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi perpustakaan, serta penataan lingkungan dan perbaikan lapangan sekolah.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan fasilitas belajar sekaligus mendukung aktivitas siswa sehari-hari. Ruang kelas yang lebih layak menunjang kelancaran pembelajaran, sedangkan penambahan ruang kelas membantu memenuhi kebutuhan ruang belajar.
Di sisi lain, perpustakaan yang diperbaiki diharapkan semakin mendorong minat baca siswa, sementara lapangan yang tertata lebih baik mendukung kegiatan olahraga dan aktivitas luar kelas.
Ade Patmah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor atas dukungan yang diberikan melalui program revitalisasi tersebut.
“Harapannya, dengan bantuan ini, kami memiliki sekolah yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi putra-putri kami. Dengan begitu, semangat belajar peserta didik semakin meningkat dan layanan pendidikan bagi guru-guru kami juga semakin baik,” ujar Ade kepada Dinamika News, Kamis (22/10/2026).
Ia berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan dan dirawat secara optimal agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, ketersediaan sarana pendidikan yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif.
Lingkungan sekolah yang nyaman juga memberikan kesempatan kepada guru untuk menjalankan kegiatan pembelajaran secara lebih optimal. Sementara itu, peserta didik dapat mengikuti pelajaran, membaca di perpustakaan, serta beraktivitas di lingkungan sekolah dengan lebih baik.