Pelayanan Disdukcapil Kota Bogor Gunakan SOP Covid-19 dan Batasi Pengunjung 200 Perhari

Dinamika News, Bogor — Status Kota Bogor akan ditingkatkan menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Covid-19. Sebagai pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor tetap dibuka namun menggunakan pelayanan SOP penanganan Covid-19 dan pengunjung dibatasi. 
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sudjatmiko Baliarto mengatakan petugas disdukcapil di situasi penanganan wabah Covid-19 atau virus corona ini masih menerima pelayanan publik bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun petugas Disdukcapil menerapkan pelayanan SOP pencegahan Covid-19 kepada para pengunjung.

“Sebelum sampai ke loket para pengunjung terlebih dahulu dicek suhu tubuh oleh petugas kemudian cuci tangan dengan sabun dan wajib menggunakan masker. Kemudian dipersilahkan antrian dengan cara duduk berjarak 1 meter yang sudah disediakan dan jika sudah selesai masyarakat dipersilahkan langsung pulang,” kata Sudjatmiko kepada dinamika news, Kamis (9/4/2020). 

Lebih lanjut Sudjatmiko mengatakan, untuk pelayanan reguler seperti mengurus pembuatan KTP-el, KK, dan dokumen lainnya tetap menggunakan layanan online sikancil berlari. Sementara pelayanan di kantor disdukcapil hanya menerima pengambilan dokumen yang sebelumnya didaftarkan melalui online dan hanya di batasi 200 orang perhari. 

Hal itu dilakukan, kata Sudjatmiko untuk mengurangi antrian panjang. Sementara petugas disdukcapil dan jam kerja operasional pelayanan dibatasi. Kecuali untuk pelayanan urgen seperti kebutuhan pembuatan kartu BPJS akan dilayani langsung oleh petugas.

Sudjatmiko menghimbau kepada masyarakat Kota Bogor dalam situasi penanganan Covid-19 jika ingin melakukan pelayanan kependudukan sebaiknya menggunakan sistem online. Dan masyarakat harus mematuhi himbauan dan peraturan dari pemerintah untuk memutus penyebaran wabah Covid-19 dengan pola hidup sehat, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan untuk sementara lebih baik tinggal di rumah saja kecuali ada urusan yang lebih penting. (Nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *