BOGOR, DINAMIKA NEWS – Relasi antara Islam dan negara di Indonesia memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Salah satu tonggak penting dalam perjalanan tersebut lahir dari pemikiran Nahdlatul Ulama (NU) yang telah dirumuskan jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Wakil Katib I Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Ahmad Fahir, menyebut pemikiran tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun hubungan agama dan negara yang sesuai dengan karakter Indonesia yang majemuk.

Hal itu disampaikan Ahmad Fahir saat menjadi narasumber kunci dalam kegiatan wawasan kebangsaan dan penguatan ketahanan nasional yang digelar Pemerintah Kecamatan Tamansari di Aula Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (29/9).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya, dan tokoh pemuda dari delapan desa di Kecamatan Tamansari.

Turut hadir unsur Musyawarah Kecamatan Tamansari serta pimpinan organisasi sosial keagamaan tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Mundir DPC JATMAN NU Kota Bogor, KH Tavif Budiman, sebagai narasumber pendamping.