Kapolres Depok Resmikan Poslantas dan Bentuk Satgas Disiplin Protokol Kesehatan

Dinamika News, Bogor – Pembentukan Satgas disiplin protokol kesehatan Covid-19 berbasis Komunitas sekaligus peresmian Poslantas di wilayah Bojonggede, dihadiri Kapolres Depok dan Kodim 0508/Depok, Camat Bojonggede, Camat Tajurhalang serta tokoh masyarakat. acara tersebut digelar dipertigaan Jln. raya Bambu Kuning Kabupaten Bogor, Rabu (16/9/2020).

Kapolres Depok Kombes (Pol) Azis Andriansyah memaparkan, Peresmian poslantas sekaligus pembentukan Satgas penegak disiplin protokol kesehatan diwilayah Bojonggede dan Tajurhalang.
“Tentunya penempatan area poslantas ini sangat strategis. Semoga dengan adanya Poslantas disini bisa menambah pelayanan publik yang dilakukan oleh kepolisian khususnya Kota Depok beserta wilayah Bogor yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. 
Nanti nya disini juga akan ditempatkan Sim keliling, sehingga bisa memudahkan masyarakat untuk melakukan perpanjangan Sim di sekitar Bojonggede. “Papar Kapolres Depok
Dalam hal itu juga Kapolres mengatakan, berkaitan dengan pembentukan Satgas penegak disiplin protokol kesehatan kami sampaikan bahwa, kita ketahui Negara Indonesian ini sudah sangat mengkwatirkan adanya Covid.
“Terutama wilayah Jawa Barat seperti di wilayah Depok, Bogor dan Bekasi cukup tinggi yang terpapar Covid-19.  sangat mengkwatirkan ketika jumlah ini terus bertambah, sedangkan dari pasilitas kesehatan tidak bisa bertambah, rumah sakit dan para medis tetap, tetapi penderita Covid itupun bertambah. “Kata Kombes Azis  Ardiansyah
Masih Kapolres menjelaskan, “Nah ini tentunya sangat mengkwatirkan dan tidak bisa kita biarkan aparat semua nya bergerak berbagi tugas, Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, Camat dan lain nya untuk memberikan sosialisasi, imbauan edukasi. 
“Bahkan pada hari ini juga kita melaksanakan oprasi gabungan untuk penindakan penegakan disiplin, siapapun yang melanggar di denda dan ada juga dihukum secara sosial seperti membersihkan kamar mandi selama 45 menit. 
Itu adalah tindakan-tindakan yang terpaksa yang di ambil aparat semuanya untuk kedisiplinan kesehatan masyarakat semua nya dan mengurangi angka kematian.” Pungkasnya.
(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *