DKPP Kota Bogor, Tekan Lonjakan Inflasi Ditengah Pandemi dan Lebaran Idul Fitri

Anas S Rasmana
Bogor, DinamikaNews.id — Dinas Ketahanan Pengan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, terus berupaya untuk menekan pertumbuhan inflasi, ditengah Pandemi dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah. 
Konsef yang ditawarkan DKPP, membuka Bazar Murah dengan 13 produk untuk menekan  terjadinya inflasi dan Bazar murah itu berada di enam kecamatan setiap hari. “Kita jamin harga produk yang ditawarkan DKPP, dibawah harga pasar,” kata Anas S Rasmana di ruang kerjanya Senin (10/5/2021) siang.
Anas Rasmana mengebut, 13 produk yang ditawarkan pada masyarakat selain jauh dibawah harga pasar, untuk membantu masyarakat ditengah pandemi dan jelang lebaran. Anas mengatakan, sasaran yang hendak dicapai untuk menekan lajunya pertumbuhan inflasi di Kota Bogor.
“Bila harga tak dikendalikan oleh Pemerintah, seperti terjadinya kenaikan sembilan pokok. Maka pasar tradisional tak ada penyeimbang dan terjadi lonjak tajam dan dapat mensengsaraksn masyarakat jelang lebaran,” tegas Anas.
Keberadaan Bazar Murah, kata Anas lebih konsentrasi pada keseimbangan harga dan bukan ketersediaan pangan. Namun yang jelas, Bazar Murah nawaitunya untuk membantu warga Bogor. Hadirnya Bazar Murah dan toko tani di Katulampa murni membantu masyarakat 
Menurut Anas Basar Murah yang digelar DKPP di enam kecamatan itu tandas Anas, tidak berorientasi pada fropit atau laba semata, tapi tujuan utama untuk menekan lajunya kenaikan harga di pasar. 
“Bazar murah di enam kecamatan di buka pukul 10:00 WIB hingga pukul 13:00 WIB, setiap hari keuali hari Minggu. Sedangkan toko tani DKPP Katulampa tepatnya bersebelahan dengan kantor kelurahan, dibuka lebih lama dari pukul 8:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB,” tegas Anas Rasmana. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *