![]() |
| Panorama indah kebun teh di kawasan Puncak Bogor |
Bogor, DinamikaNews.id — Buntut penyekatan larangan mudik dan liburan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Destinasi wisata kawasan Puncak Bogor terjadi penurunan jumlah kunjungan. Puncak dikenal sebagai destinasi wisata favorit bagi para pelancong dan terlihat sepi pengunjung.
“Penurunan jumlah wisatawan ini terlihat dari kendaraan yang melintas dari luar Kabupaten Bogor. Hal ini terjadi, dampak dari penerapan penyekatan larangan mudik oleh pemerintah,” kata Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Dicky Pranata, Kamis (13/5/2021).
Decky menjelaskan, Kamis tadi pagi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, banyak warga mengurungkan niatnya. Untuk berkunjung ke kawasan Puncak. Masyarakat telah mengetahui, masih berlakunya peyekatan mudik dan lebaran idul Fitri.
Penyekatan ke kawasan Puncak, kata Dicky tetap berlaku bukan hanya bagi pemudik. Tetapi bagi wisatawan yang hendak liburan ke kawasan Puncak. Ketentuan ini berdasarkan larangan yang dikeluarkan satuan tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.
“Larangan berlaku bagi warga pendatang dan bukan penduduk Bogor atau masyarakat lokal. Untuk warga Bogor itu sendiri tentu diperbolehkan,” kata Dicky.
Menurut Dicky, petugas akan melakukan pemeriksasn kendaraan pengunjung berdasarkan pelat nomor kendaraan yang digunakan. Ternasuk memeriksa identitas para pengemudi berupa dicek KTP asal daerahnya.
Petugas juga akan mengecek barang bawaan. Apabila para pengendara dari luar wilayah Kabupateb Bogor terdeteksi sebagai wisatawan maupun pemudik, lantas petugas akan meminta diputar balik.
“Ada beberapa titik penyekatan, seperti Penyekatan Rindu Alam yang masuk dari Kabupaten Cianjur terdapat pos penyekatan yang lebih ketat,” tuturnya.
Hasil pantau arus lalu lintas pada Kamis siang ramai lancar dan yang melintas di kawasan Puncak warga lokal dan diluar itu, dipastikan di putar balik. (Den)






