DinamikaNews, Bogor— Perumda BPR Bank Kota Bogor mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada triwulan ketiga tahun ini. Di tengah dinamika ekonomi makro, bank milik pemerintah daerah Kota Bogor ini berhasil menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, likuiditas stabil, hingga struktur permodalan yang tebal.

Berdasarkan laporan keuangan publikasi resmi, total aset Bank Kota Bogor tumbuh 7,86 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi penyaluran kredit yang naik 5,26 persen (YoY) serta melesatnya penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) berupa tabungan dan deposito sebesar 18,01 persen (YoY).

Direktur Utama Perumda BPR Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, mengungkapkan bahwa penyaluran kredit tetap difokuskan pada Kredit Multiguna untuk mendorong konsumsi rumah tangga, serta pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

"Capaian ini adalah hasil dari komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang aman dan terpercaya. Kami fokus pada pengelolaan risiko yang pruden dan adaptif guna memastikan BPR tetap tangguh menghadapi tantangan ekonomi," ujar Tommy, Rabu 7 Oktober 2026.

*Kondisi Keuangan Makin Kokoh*

Kepercayaan masyarakat yang tinggi selaras dengan indikator rasio keuangan bank yang tergolong prima:

Pertama, Rasio Kecukupan Modal (CAR): Mencapai 44,44 persen, berada jauh di atas ambang batas minimum regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 15 persen.

Kedua, Kualitas Kredit (NPL Net): Terjaga rendah di angka 2,02 persen, jauh di bawah batas aman 5 persen berkat manajemen risiko yang ketat.

Ketiga, Rasio Kredit terhadap Simpanan (LDR): Membaik menjadi 128,11 persen dari periode tahun sebelumnya yang mencatatkan 143,62 persen.