Profil Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya Anumerta, Kabinda Papua yang Gugur

Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha Anumerta
Jakarta, DinamikaNews.id — Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha dinyatakan meninggal dunia, usai ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu, 25 April 2021. IGP Danny ditembak saat meninjau lokasi pembakaran yang diduga dilakukan KKB di Beoga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto kepada wartawan, Senin (26/4/2021) mengatakan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha setelah disemayamkan di Mako Kopasus Cijantung, kemudian akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. 
Brigjen TNI IGP Danny Karya Nugraha diangkat menjadi Kabinda Papua pada Juni 2020. Berdasarkan mutasi jabatan sesuai Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/503/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020, pria kelahiran Bali ini ditunjuk sebagai Kabinda Papua menggantikan Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon.
Sebelumnya, Brigjen TNI IGP Danny menjabat sebagai Pamen Denma Markas Besar TNI AD dengan pangkat Kolonel Infantri.
Gugurnya Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, Presiden Jokowi akan menaikkan pangkat satu tingkat kepada Kabinda IGP Danny Karya Nugraha. IGP Danny akan dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Mayor Jenderal.
Presiden Jokowi juga mengucapkan duka mendalam atas gugurnya IGP Danny saat menjalankan tugasnya di Papua.
“Negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanan Brigjen TNI I Gusti Putu Danny,” kata Jokowi dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4/2021).
Diketahui IGP Danny Karya Nugraha gugur dalam kontak tembak dengan KKB Papua di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Kejadian itu bermula saat patroli Satgas BIN bersama Satgas TNI-Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet. Sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri dihadang KKB Papua, sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Akibat kontak tembak tersebut, IGP Danny tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian.
Gugurnya Kabinda Papua merupakan bentuk nyata pengorbanan BIN dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Insiden ini juga menjadi simbol pengabdian BIN dalam menjalankan undang-undang, yaitu sebagai lini terdepan dalam sistem keamanan nasional. (Roy) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *