Dinamika News, Bogor – Wahana Shoting Club (WSC) yang dibentuk 6 tahun lalu oleh Iwan Dharmawan, SE, menjadi tempat favorit komunitas penggemar olahraga menembak. WSC kini telah beranggotakan lebih dari 200 orang. Bahkan WSC menjadi satu-satunya wadah bagi para pecinta olahraga menembak di wilayah Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor.
Pembina WSC, Iwan Dharmawan mengatakan, dalam kegiatannya bahkan WSC bukan sekadar berkutat di dalam kegiatan olahraga menembak. Melainkan, peduli terhadap alam dan lingkungan masyarakat yang membutuhkan bantuan juga menjadi agenda ruti WSC.
“Kegiatan utama kami adalah mewadahi aktivitas pecinta senapan angin untuk menyalurkan hobinya dengan berolahraga di lapangan tembak yang kami sediakan di Arca, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung. Club ini kita dirikan agar penghobi menembak tidak menjadi pemburu liar, yang terkesan merusak lingkungan dan menggangu habitat, serta merusak populasi binatang liar, terutama burung. Di samping itu kami mengisi kegiatan dengan aksi-aksi sosial,” ujar Iwan Darmawan kepada wartawan di lokasi WSC, Minggu (24/11).
Anggota WSC datang dari berbagai kalangan dan terbuka untuk umum. “Selagi memenuhi peraturan dan ketentuan yang disyaratkan siapa saja bisa bergabung di WSC dan sebagian besar pengurusnya adalah anggota Perbakin. Dengan demikian club ini adalah club yang resmi di bawah naungan Perbakin Kota Bogor,”ujarnya.
Perihal penggunaan senapan angin jika mengutip peraturan yang ditetapkan Kapolri, Iwan menegaskan senapan angin adalah untuk olahraga, bukan untuk berburu.
“Kapolri menetapkan aturan, senapan angin peruntukkanya untuk olahraga, bukan untuk berburu. Karena, untuk berburu senjatanya menggunakan senjata api yang bisa dipegang oleh anggota Perbakin. Layaknya seseorang menjadi anggota Perbakin harus mengikuti berbagai persyaratan dan ujian. Baik itu ujian materi maupun psikologi,” tegas Iwan.
Pendiri sekaligus pembina WSC Bambang subroto mengungkapkan WSC sejalan dengan program pemerintah dalam bidang olahraga Wahana shooting club juga konsen dalam kegiatan sosial dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Kita ingin menjadi salah satu pelopor dan contoh bagi masyarakat dalam kegiatan pelestarian lingkungan sehingga anggapan miring bahwa pecinta senapan angin sebagai perusak lingkungan akan terkikis dengan kegiatan positif yang lebih nyata,” ujar Bambang.
Sementara itu, Presiden WSC, Alex Santoso memaparkan bahwa program WSC kedepan adalah melanjutkan program sinergi antara pihak terkait baik dalam menyalurkan dan mengarahkan atlet menembak untuk meraih prestasi yang lebih tinggi juga tetap ikut turut serta menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Diharapkan semua anggota club mengerti dan memahami serta melaksanakan aturan-aturan yang berlaku dalam setiap kegiatan kejuaraan menembak,” tukasnya. (Nan)








