Pangdivif 1 Kostrad Tinjau Lokasi Bencana di Sukajaya

Dinamika News, Bogor – Pasca bencana banjir dan longsor memasuki hari yang ke-11, terlebih dalam kunjungan  Pangdivif 1 Kostrad serta jajaran langsung mengunjungi dan memberikan bantuan sembako secara simbolis kepada pengungsi di posko-posko tanggap darurat di Sukajaya Kabupaten Bogor, Minggu (12/1/2020).
Kesatuan Divif 1 Kostrad yang berdomisili Cilodong, Depok terpanggil datang ke tempat bencana longsor dan banjir di wilayah Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.  
“Saya mengajak bersama kepada kesatuan dan prajurit untuk ber-empati mengumpulkan apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat yang mendapatkan kesulitan.” jelas Mayjen TNI Pangdivif 1 Kostrad Agus Rahman kepada Dinamika News. 
Pangdiv 1 Kostrad menambahkan jajarannya membawa 11 truk yang bermuatan bahan-bahan makanan (sembako) yang di butuhkan. “Ini memang tugas kami selaku prajurit TNI salah satu nya dari poin ke tiga menjaga dan peduli kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0621 Letkol (Inf) Hari Eko Sutrisno mengatakan, Dalam penanganan banjir longsor di Sukajaya memasuki ke 11 hari tanggap darurat sudah banyak yang kita lakukan, bersenergi dengan seluruh steck kholder yang ada termasuk relawan dan masyarakat. 

“Yang utama pada tanggap darurat yang ada adalah  pemenuhan kebutuhan dasar hidup para pengungsi, tentunya diperlukan juga kebutuhan air bersih, pelayanan kesehatan dan penididkan. jadi diharapkan nanti pada saat selesai tanggap darurat masyarakat bisa kembali beraktifitas normal seperti biasanya,” kata Dandim. 
Lebih lanjut Letkol Hari Eko Sutrisno menambahkan, Situasi pada saat ini sudah membaik masyarakat sudah mengakses air bersih kemudian tenda-tenda sudah mulai dirapihkan.
Distribusi Logistik mulai dari pos pendamping sampai dengan pos di Desa-desa sudah di distribusikan ke masing-masing kampung yang terdampak sudah berjalan dengan baik. 
Ada beberapa titik jalan satu Desa  yang sulit di lalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, oleh karena itu berbagai macam cara kita lakukan seperti lewat udara dan tadi juga ada 100 personil pejalan kaki untuk pengiriman logistik tersebut, agar bisa di terima oleh masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *