Dinamika News, Bogor — Selaian menyisir warga yang sangat membutuhkan bantuan beras, program Lumbung Mikro Covid-19 JQR (Jabar Quick Respons) Kota Bogor juga memberikan bantuan beras kepada para guru ngaji yang terdampak pandemi wabah virus Corona.
Ketua JQR Kota Bogor Muhamad Nurman mengatakan program Lumbung Mikro Covid-19 JQR telah menyisir ratusan warga Kota Bogor untuk diberikan bantuan beras. Para relawan JQR di setiap kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor telah menyisir warga yang terdampak pandemi Covid-19 untuk diberikan beras.
“Melihat masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, tim relawan JQR bergerak untuk menyisir warga di Kota Bogor yang sangat membutuhkan bantuan beras termasuk para guru gaji,” ujar Nurman kepada Dinamika News, Jum’at (1/5/2020).
Nurman menjelaskan guru ngaji sangat berhak dan layak untuk dibantu. Untuk itu program Lumbung Mikro telah memberikan bantuan beras kepada para guru ngaji di wilayah Kecamatan Bogor Barat.
“Biasanya Ustad/Ustazah setiap hari berangkat mengajar pengajian di beberapa Majelis Ta’lim di Wilayah Kec Bogor Barat, Kota Bogor, dengan adanya wabah Covid-19, sehingga ustazah tidak bisa kemana-mana, tetap stay dirumah,” jelas Nurman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PPLHI.
Ucapan terimakasih datang dari warga dan para ustadz di Kota Bogor kepada Gubernur Jawa Barat, tim relawan JQR dan para donatur yang telah memberikan bantuan beras. (Nan)







